Tabib Gendeng Sobolangit Ngamuk Ingatkan Janji Irsyad Bupati Pasuruan

Read Time1 Minute, 40 Seconds

Jawapes.Com, Pasuruan, Bupatine ganteng dalaneelek rupanya sudah menjadi bahasan di berbagai kalangan, bukan saja wong cilik, dan kaum petani saja yang mengadopsi issu tersebut, karena bahasa yang sesungguhnya merupakan kalimat sindiran tersebut tidak jarang di lontarkan oleh kalangan menengah atas khususnya warga pasuruan. bahkan, menurut tabib gendeng sobolangit beberapa tamunya juga melontarkan yang mirip kalimat tersebut, salah satunya ” pokok lik wes nemu jeglongan berarti wes pasuruan, artinya pokok kalau sudah menemukan jalan berlubang, berarti sudah wilayah kabupaten pasuruan.

Pada kesempatan pagi ini, jum’at 28/6/2019 jawapes menepati janji bertemu sama tokoh spiritual dan kebudayaan lokal pasuruan tepatnya di jalur tembus yang menghubungkan desa ketan ireng dan sekitarnya menuju ibokota kecamatan prigen, dimana jalur tersebut dijuluki jalur 3 raka yang perlintasannya melewati dusun lumangsih ketan ireng, panggang lele gambiran dan sukodono sukolelo.

Siang ini pengasuh padepokan Gemah Qolbu nampak emosi dalam menyampaikan pesannya melalui awak media jawapes, pasalnya ternyanya pihaknya telah di dholimi oleh Irsyad bupati pasuruan dan beberapa anggota DPRD Kabupaten Pasuruan beliau menyebut dua 3 nama DPRD Kabupaten Pasuruan Dion, Muafik dan Agus, berikut Penuturannya,: Gus Kholil menyampaikan, sebagai relawan bumbung kosong saat itu saya relah berbalik arah mendukung calon tunggal pasangan Irsyad – Mujib, kepada Gus Ir saat dirumah kala itu, saya menyampaikan: selama kami bersatu di bumbung kosong, kami yakin sampean gak jadi gus, jika jadi potong leher saya di alun alun bangil, akhirnya dengan segenap propaganda saya dan teman teman pun 100% berpihak pada pasangan Isyad mudjib dengan syarat Gus isyad harus mengaspal jalan tembus lumangsih panggang lele sepanjang 800 m x 3m dan tim Gus Isyad menyetujui bahkan di jadikan prioritas

Jalan aspal mulus yang di janjikan Anggota DPRD dan Bupati Pasuruan ternyata hanya sebuah janji dan tak akan terealisasi di tahun 2019, membuat tabib gendeng yang isyunya telah terbeli pun akhirnya angkat bicara’ kepada Wabub Mujib dan Elemen masyarakat saya menyampaikan, saya tidak akan menagih janji pada Gus Ir bapati Pasuruan, biarlah iman dalam Qolbunya sendiri yang mengingatkan perjanjian ini memang tidak tertulis hitam diatas putih, tetapi janji adalah janji tegas pendekar Turonggo Seto Kinasih. (Hamim)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Related Articles

Back to top button
Close