Diduga Lomba burung merpati Liga Sampang tidak mengantongi ijin, Tapi sudah dilaksanakan

Foto/Gambar ilustrasi

Jawapes.com, Sampang – Tidak adanya sanksi tegas dari Aparat Penegak Hukum dengan adanya kegiatan yang tidak memiliki ijin apalagi dimanfaatkan sebagai ajang perjudian yang sangat jelas melakukan pelanggaran hukum.

Seperti apa yang sudah terjadi di wilayah Hukum Polres Sampang Jawa Timur beberapa bulan yang lalu. Meskipun dugaan perjudian terbesar se Jawa Timur diarena lomba tersebut yang melibatkan salah satu oknum Polres Sampang aktif sebagai salah satu penanggung jawab dan penyedia lokasi, tapi dirinya tidak menerima sanksi apapun, hanya cukup dengan jawaban tidak mengetahui adanya pelanggaran hukum, seperti perjudian di dalam arena tersebut, dan keterangan tersebut terkesan didukung kasie Provost dan Humas Polres Sampang yang enggan untuk menindak.

Hal itu, diduga  bisa membuat panitia dan penanggung jawab lomba sebagai penyedia tempat seenaknya melaksanakan kegiatan sesuai keinginannya di kemudian, seperti apa yang di sampaikan oleh salah satu penggemar merpati di kota Sampang ini.

” Pada Kamis tanggal 14 Maret 2019 pembukaan lomba burung merpati liga Sampang yang berlokasi di Lapangan Ragung, bisa diduga kegiatan tersebut tidak ada ijin keramaian atau pemberitahuan kepihak Polres Sampang.  Bebernya dan meminta identitasnya dirahasiakan. (15/03/2019).

Saat awak media mengkonfirmasi Humas polres Sampang terkait ijin keramaian lomba tersebut via selulernya.

” Masalah ijin tersebut saya tidak tau, karena bukan bidang saya mas,” jawabnya. ( tim/red)

Bagikan berita ini