Diduga Kasie Provost Polres Sampang Tidak Profesional Dalam Menangani Anggotanya

Jawapes, Sampang – Hampir enam bulan lamanya ketidak jelasan kinerja Kepala Seksi (Kasie) Provost Polres Sampang dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait dugaan adanya oknum anggota Polres Sampang yang terlibat langsung dilapangan sebagai panitia lomba burung merpati yang dijadikan ajang arena judi terbesar se-Jawa Timur pada bulan September 2018 lalu.

Alhasil, ketidak jelasan tersebut diduga kuat karena ketidak mampuan dan tidak profesionalnya Kasie Provost Teguh Sujatmiko, SH dalam menjalankan tugas.

Dugaan itu dikuatkan saat awak media berhasil mengkonfirmasi Teguh Sujatmiko via selulernya saat masalah tersebut viral di medsos dan disampaikan langsung ke Kasie Provost diruangannya enam bulan lalu.

“Sudah kami periksa anggota Polres yang berada dilokasi tersebut, dirinya mengakui hanya sebagai panitia. Tapi adanya judi tersebut dirinya tidak mengetahui,” kata Teguh secara enteng kepada Jawapes, Kamis (14/3/2019).

Mengenai sanksi untuk oknum anggota polisi tersebut, lanjut Teguh Sujatmiko dengan landai menjabarkan.

“Sampai saat ini dirinya (Kasie Provost- red) belum bisa memberikan sanksi apapun terkait  adanya perjudian terbesar se-Jatim tersebut, walaupun oknum anggota Polres Sampang mengakui sebagai panitianya,” kilahnya.

Saat disinggung terkait penyedia tempat (lokasi) yang dijadikan arena judi bisa bebas dari sanksi hukum apabila ada pelanggaran hukum. Misalnya, ada keributan sampai ada korban dan melanggar hukum lainnya, selaku penanggungjawab dan penyedia lokasi berarti panitia bisa terbebas dari sanksi hukum, Teguh sedikit kebingungan untuk menjawabnya.

“Iya kalau terlibat masalah itu mas, pasti ditindak tegas mas,” cetusnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan dan beberapa keterangan dari sejumlah maniak burung merpati balap yang berhasil dihimpun media Jawapes selama 2 tahun dilapangan, arena balap merpati sudah biasa dijadikan ajang judi besar kalau ada lomba besar di Kabupaten Sampang.

Sebab, yang mengurus ijin dan penanggung jawab dilapangan adalah Khoirul Anam oknum anggota Polres Sampang tersebut.(Tim/Red)

Bagikan berita ini