Cikal Bakal Desa Anti Korupsi

Read Time1 Minute, 9 Seconds

Jawapes.Com, Pasuruan – Menjelang Pemilihan Pemimpin sangat wajar jika propaganda ditawarkan layaknya penyedap sebuah masakan, seperti yang dilakukan Ir. Agus Karyadi MM yang secara tiba – tiba memutuskan diri siap di blantika pencalonan kepala desa, senin (8/7/2019) dengan menyatakan siap berperang melawan korupsi.

Seperti halnya yang disampaikan bahwa dirinya sependapat jika korupsi adalah suatu penyakit ganas yang menggerogoti kesehatan masyarakat seperti halnya penyakit kanker yang setapak demi setapak menghabisi daya hidup manusia, Ungkapan Ir Agus Karyadi MM Sang pencetus Akar Tagana dan Kampung Tarzan Desa Wisata Kertosari.

Terasa tepat untuk menggambarkan kondisi yang tengah dihadapi Bangsa Indonesia saat ini. Korupsi ibarat penyakit yang terlampau sulit disembuhkan. Korupsi telah menjalar disetiap sendi kehidupan dan seakan telah menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

Korupsi secara sederhana dapat dipahami sebagai tindakan “perampokan” terhadap uang Negara, yang tentu saja bersumber dari Rakyat. Kata korupsi sendiri berasal dari bahasa latin, yakni “corruptio” (diambil dari kata kerja corrumpere), yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. “Korupsi merupakan tindakan pejabat publik, baik politisi maupun pegawai negeri, serta pihak lain yang terlibat dalam tindakan itu, yang secara tidak wajar dan tidak legal menyalahgunakan kepercayaan publik yang dikuasakan kepada mereka untuk mendapatkan keuntungan sepihak,” jelasnya.

Sebagai Warga Negara yang bermartabat, saya akan deklarasikan dan membangun monumen Desa Anti Korupsi, yang bertujuan sebagai pengingat Kepala Desa dan jajarannya, jika ada korupsi maka harus siap di proses dengan jalur hukum, tegasnya. (Hamim)

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Related Articles

Back to top button
Close